Field Trip to National Library

(Finding Ancient Resources of Indonesian Moslem Scholars)

Tanggal 25 Januari 2011 kami kelas 9 melakukan perjalan ilmiah ke perpustakaan Nasional yang bertempat di Salemba Jakarta Pusat. Perjalanan dimulai pada pukul 08.00 WIB, dengan menggunakan dua buah mobil. Selama di perjalanan kami menikmati musik dari radio dan melihat pemandangan yang tidak asing lagi di Jakarta yaitu ‘KEMACETAN’. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya sampai juga di Perpustakaan Nasional.

Sesampainya disana kami pun masuk dan menunggu di ruang tunggu, sebagian dari kami ada yang pergi ke kamar kecil, supermarket, dan ada juga yang melihat – lihat suasana yang ada. Setelah itu semuanya bertemu dengan pengurus perpustakaan yang terletak di lantai dua, beliau mengingatkan bahwa perpustakaan ini mempunyai sistem yang ketat. Jadi, jika kita ingin mengambil buku, tidak boleh seenaknya dan harus di cari dengan menggunakan katalog online maupun manual, lalu setelah menemuka buku yang di inginkan,  kita tidak boleh langsung mengambil buku tersebut, karena hanya petugasnyalah yang boleh mengambilkan buku tersebut dari tempatnya, dan kita harus mengambilnya dengan menggunakan kartu pelajar. Saking ketatnya pihak pengurus Perpustakaan Nasional selalu mengadakan pengecekan buku ulang diwaktu yang telah ditentukan.

Perbincangan pun selesai, akhirnya kami pun pergi ke lantai 5 untuk mencari buku-buku yang harus dicari  yang terletak dibagian buku-buku kuno dan biografi ulama tahun 1985 sampai abad ke 15. Disana, seluruh siswa dibagi menjadi 4 kelompok dengan tugas yang berbeda. Tapi tetap, tugas utamanya adalah mencari sumber-sumber bacaan tentang jejak – jejak para Ulama di Seantero Nusantara. Namun sayangnya, tidak banyak buku yang kita temukan karena buku yang kami dapat berumur diatas 1985-an, padahal kami berharap manuskrip ulama-ulama indonesia yang berumur puluhan tahun dapat kita pelajari langsung dari sumbernya. Lain halnya dengan buku-buku peninggalan Belanda, manuskrip penginggalan belanda yang sudah sangat tua dan rapuh terdapat banyak, tersusun rapih diatas rak.

Perjalanan pun dilanjutkan ke Perpustakaan Merdeka Selatan yang terletak di depan Monumen Nasional (MoNas). Sesampainya disana, kami langsung melaksanakan shalat dzuhur dan makan siang di kantin terdekat. Disana tempatnya jauh lebih nyaman dan lebih enak dibandingkan dengan Perpustakaan Nasional Salemba. Karena disana kita bisa mengambil buku yang ingin kita baca dengan cara ‘self service’ atau mengambil secara langsung. Selain itu perspustakaan juga dilengkapi dengan fasilitas Hotspot dan AC yang membuat kami merasa betah berlama-lama disana. Selanjutnya kami mencari kembali buku-buku yang dibutuhkan, sambil sesekali ber-internet ria. Pada pukul 16.00 akhirnya pencarian pun selesai dan bersiap-siap untuk pulang, dan tak lupa mengabadikan perjalanan ini dengan berfoto bersama di depan perpustakaan itu. Sebelum kembali ke JIBBS, terlebih dahulu mungunjungi Monas. Disana kami mengambil foto dan bermain-main melepas penat setelah berjibaku dengan buku. Selain itu adapula yang membeli baju untuk sekedar kenang-kenangan.  Setelah itu perjalanan pulang pun dilanjutkan. Lelah mengikuti kegiatan seharian, membuat kami semua tertidur pulas di perjalanan sampai kami tiba di JIBBS. Yeah …..it was wonderful trip ! J

 

Written By : shofa,ihkam,& fahmi (JIBBS/Form 3/2011)

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s